Propolis Untuk Mengobati Semua Jenis Penyakit

Propolis

Pernahkah anda mendengar nama propolis sebelumnya? Propolis sendiri merupakan salah satu produk dari lebah. Secara umum, lebah sendiri mampu menghasilkan empat macam jenis produk. Akan tetapi, kebanyakan orang hanya menganggap jika lebah hanya mampu menghasilkan madu saja. Selain madu, lebah ternyata juga menghasilkan bee polen, royal jelly dan tentu saja propolis. Madu biasanya digunakan untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit. Bagi orang yang sudah tahu akan khasiat madu, propolis ternyata jauh lebih mampu mengobati berbagai macam penyakit dengan waktu penyembuhan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan madu.

Propolis sendiri dikumpulkan oleh segerombolan lebah dari pucuk daun muda serta tumbuh-tumbuhan khususnya tumbuhan poplar. Tumbuhan poplar tersebut kemudian akan dicampurkan dengan air liur lebah yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah. Campuran air liur lebah dan tumbuhan poplar kemudian dijadikan untuk melindungi lebah dari jamur, bakteri dan virus.

Apa itu propolis?

Propolis merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh lebah. Secara harfiah, propolis sendiri berasal dari air liur lebah. Propolis sangat berkhasiat untuk mengobat berbagai macam jenis penyakit. Propolis berasal dari pucuk daun muda yang kemudian dicampurkan dengan air liurnya yang mengandung enzim-enzim tertentu yang berfungsi untuk mensterilkan sarang mereka. Propolis mempunyai sifat anti bakteri atau lebih dikenal dengan disinfektan. Ini artinya, propolis bisa digunakan untuk membunuh bakteri serta kuman yang memasuki sarang lebah. Sifat disinfektan inilah yang menjadikan propolis sangat mujarab untuk membunuh kuman dan bakteri.

Manfaat propolis bagi tubuh

Sekarang ini banyak sekali orang yang beralih menggunakan propolis untuk mengobati berbagai macam penyakit. Propolis mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh serta berperan untuk mengaktifkan kelenjar dalam tubuh yang disebut dengan kelenjar thymus. Propolis juga mengandung semua jenis vitamin, mineral, asam amino esensial, dan juga bioflavanoid. Akan tetapi, propolis tidak mengandung vitamin K serta sulfur.

Sebagai pengobatan alami, propolis ternyata juga mengandung beberapa zat aktif untuk mengobati aneka jenis penyakit.

  • Propolis berperan sebagai antiviral, anti fungal serta antibiotic alami tanpa memiliki efek samping yang merugikan.
  • Propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh bakteri contohnya saja muntaber/diare, tipus dan masih banyak lagi. Selain itu propolis juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau badan.
  • Propolis mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus antara lain TBC, flu, demam berdarah dan masih banyak lagi.
  • Mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh jamur contohnya saja keputihan, ketombe, panu, eksim dan lain-lain.
  • Sebagai anti inflamasi atau anti peradangan. anti inflamasi sangat berkhasiat untuk menyembuhkan luka luar, radang ginjal, sakit gigi, radang tenggorokan, maag, luka bakar dan masih banyak lagi.
  • Sebagai anti kanker dimana propolis mampu menyembuhkan berbagai jenis kanker misalnya saja miom, kista maupun tumor.
  • Berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan proses detoksifikasi.
  • Berfungsi untuk membuang racun dalam tubuh contohnya saja jantung, stroke, kolesterol, asam urat, diabetes mellitus, darah tinggi dan lain-lain.
  • Dapat digunakan sebagai penetral racun dan juga sebagai anti oksidan.
  • Mampu meningkatkan sistem imun dalam tubuh.

Resiko alergi

Propolis bisa saja menimbulkan berbagai macam alergi khususnya pada pengguna yang mempunyai kecenderungan mempunyai alergi pada lebah maupun produk-produk yang dihasilkan oleh lebah. Jika anda mempunyai riwayat penyakit asma, sangat disarankan untuk menghindari konsumsi propolis. Apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama, propolis juga bisa menyebabkan demam, eksim, sensai terbakar, penumpukan cairan serta pembengkakan.

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published